Pengalaman ber Pramex Juni 2019

Pengalaman nyepur naik Pramex dari Yogya ke Kutoarjo pulang pergi sambal bawa sepeda lipat sangat menarik. Secara umum menyenangkan. Kereta api AC. Nyaman. Bersih. Tepat waktu. Dan tambah lagi jam berangkat dari Yogya jam 04:30 sampai di Kutoarjo jam 05:45, sangat pas dengan kebutuhan kami untuk bisa sepedaan di pagi hari. Cuocok. Terima Kasih KAI.

 

Sebagai bagian dari sumbangan untuk perbaikan terus menerus buat KAI, saya buat catatan ini. Catatan dari yang saya rasakan dan pikirkan. Belum tentu bener, dan perlu konfirmasi. Nanti kalau sudah mendapat informasi yang lebih jelas akan terus saya update catatan ini.

 

  1. Proses Pembelian Tiket.

Beberapa kondisi yang saya temukan, yang sedikit merepotkan.

  • Tiket kerete Pramex baru bisa dibeli cepat 7 hari sebelum hari keberangkatan
  • Pembelian tiket lewat aplikasi iphone/IOS BERBEDA dengan lewat aplikasi di android. Aplikasi di IOS terlihat lebih “terbelakang” dibanding di Android. Stasiun Tugu tidak Nampak di pilihan stasion, dan hanya bisa membeli 1(satu) tiket atas nama pemilik aplikasi.
  • Satu pemakai KAI Access hanya boleh membeli tiket di suatu relasi maksimal 4(empat) tiket dan salah satunya diri sendiri. Pembatasan ini kemungkinan untuk menghidari percaloan, namun untuk kebutuhan rombongan seperti kami ber 12 yang akan naik Pramex menjadi situasi yang merepotkan.

 

  1. Proses Check-in:

Beberapa kondisi yang saya temukan, yang sedikit merepotkan:

  • Tiket kertas tidak bisa didapatkan. Penceptakan tiket kertas tidak bisa dilakuka. Berbeda dengan Kereta api antar kota dimana tiket untuk kereta api jarak jauh bisa dicetak. Untuk rombongan yang datangnya tidak serentak, kondisi ini merepotkan. Kamki harus saling tunggu, dan harus membawa handphone.
  • Prosedurnya tidak jelas, apakah harus scan langsung dari HP KAI Access yang membeli tiket tersebut, atau boleh memakai sembarang  handhpone yang sudah memiliki scan bar code dari apolikasiyang sudah dikirim dari HP teempat pembelian. Pengalaman kami waktu checkin:
    • Di pintu TImur Statiun Tugu: Harus menggunakan HP aplikasi KAI Access dimana tiket dibeli
    • Di PIntu Selatan Stasiun Tugu: satu petugas menyampaikan harus menggunakan  HP aplikasi KAI Access dimana tiket dibeli, petugas satunya menyatakan bisa dengan HP lain yang menyimpan bar code asal brigtnessnya cukup terang. Dan memang bisa dilakukan.
    • Di Statisun Tugu: Harus menggunakan HP aplikasi KAI Access dimana tiket dibeli
  • Masuk peron stasiun Kutoarjo paling cepat baru bisa dilakukan pukul 15:00 untuk relasi jam 15:50. Kondisi ini membuat banyak tumpukan penumpang di luar stasiun, dan antri di tempat yang  panas untuk bisa masuk ke stasiun. Saya masih belum bisa membayangkan kalau hari hujan. Akan semakin repot.

 

 

Saran untuk improvement:

  1. Pembelian bisa dilakukan lebih awal, misalnya 1 bulan sebelumnya.
  2. Selalu lakukan update aplikasi  KAI Access menyeluruh dan sama fiturnya untuk Android dan IOS.
  3. Pembelian per pemakai KAI access tidak perlu dibatasi 4(empat) penumpang termasuk diri sendiri. Dibuka saja untuk bisa lebih dari 4(empat) penumpang, dantidak perlu ada diri sendiri di semua pembelian. Cukup ada nama pemakai di salah satu paket pembelian 4 orang yang pertama.
  4. Untuk Pramex, pencetakan tiket kertas sebaiknya tetap bisa dilakukan untuk mempermudah proses check-in
  5. Mempermudah proses checkin dengan memperbolehkan scan dari barcode dari sembarang HP yang sudah menyimpan barcode, tidak perlu harus langsung dari aplikasi KAI Access
  6. Ijin masuk peron stasiun Kutoarjo bagi penumpang Pramex bisa lebih cepat.

 

Terima kasih.

Google Photo

Read: 12 times.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

seven + 10 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.