Kerja Jantung saat Gowes

Gowes pingin sehat dan gembira, perlu memahami bagaimana kerja jantung saat Gowes. Ini tulisan yang sangat bagus dari dr. Bhirowo yang dibagi di WA Group kami, dan karena saya ingin menyimpan untuk bisa terus saya jadikan referensi, saya tuliskan di sini. Semoga berguna juga bagi teman-teman yang lain yang membutuhkan.

Mungkin banyak diantara kita bertanya-tanya bagaimana gowes yang sehat dan menyenangkan, terutama berhubungan dengan jantung kita. Nah, mari kita bahas kerja jantung dalam hubungan dengan gowes.

Seperti kita ketahui jantung berfungsi untuk memompa darah satu satunya keseluruh tubuh. Sedikit perlu diketahui saat berolahraga tubuh akan mengalami peningkatan konsumsi oksigen karena kebutuhan metabolisme otot, dan untuk menyediakan kebutuhan oksigen tesebut, nafas kita akan lebih cepat, melet melet untuk mencukupi oksigen. Jantung bekerja lebih keras menambah kecepatan dan kekuatan.

Ini satu kondisi yang sangat kritis untuk jantung, karena jantung mendapat aliran darah pada saat jantung rileks.  Di saat  jantung bekerja lebih cepat berarti pengisian ke pembuluh darah jantung sangat berkurang ditambah dengan kondisi seperti diatas, otot jantung bekerja lebih keras sehingga aliran darah ke otot jantung terganggu. Hasil dari semua itu membuat jantung semakin menderita.

Rumah dr. Bhirowo

Berbeda dengan organ lain yang mendapatkan aliran darah pada saat jantung memompa, sebaliknya pembuluh darah jantung saat jantung memompa atau memeras isi nya keluar kontraksi hebat sehingga tidak ada aliran darah yang masuk ke pembuluh darah jantung tersebut. Pada saat relaks, otot jantung meregang sehingga desakan kepada pembuluh darah jantung hilang, barulah darah bisa masuk memberikan aliran kepada otot jantung.  Nah, jiks saat gowes semakin cepat jatung berdenyut semakin singkat relaksasinya dan semakin sedikit jugalah darah yang mengalir ke pembuluh darah jantung, sehingga otot otot jantung bisa iskemia. Makanya ada batasan denyut jantung maksimum saat olah raga, yaitu 230-usia -10%

Situasi seperti ini diperparah dengan kondisi saat olah raga dimana kita berkeringat hebat, tentu volume darah akan semakin kurang pembuluh darah dilatasi otot otot sehingga ada pemindahan aliran darah dari organ vital seperti jantung otak ke organ tidak vital. Keadaan ini diperparah lagi akibat berkeringat banyak, tubuh banyak kehilangan cairan sehingga darah menujadi lebih kental, dan akibatnya darah akan semakin sulit melewati pembuluh darah yang mengalami penyumbatan. Kerja jantung yang makin berat makin cepat diperberat dengan berkurangnya darah karena berkeringat serta pengentalan darah , membuat darah semakin sulit melewati kapiler (pembuluh darah yang paling kecil).

Oh iya pembuluh darah jantung ada dua, satu arteri koroner kanan yang membagi darah ke jantung kanan kira kira 20 persen aliran darah jantung. Yang terbesar arteri jantung kiri yang merupakan pompa jantung utama ke tubuh. Jadi bisa dibayangkan pada penderita penyakit jantung koroner atau penyempitan pembuluh darah jantung. Allah maha besar, pembuluh darah jantung dibuat saling mengait (shunting) sehingga semacam ada buffer untuk menjaga aliran darah aman sehingga dibutuh denyut kantung yang ritmis dan teratur. Kapasitas jantung bisa dilatih dengan olah raga yang sifat nya endurance

Kembali ke penyakit jantung coroner. Karena kerja keras dan kekuatan kontraksi otot jantung semua pembuluh darah yang normal karena elastis akan melebar sedang pembuluh darah yang sakit karena kaku tidak elastis (sklerosis koriner) maka tidak bisa lagi melebar (dilatasi) di area yang mengalami penyempitan akan mengalami kekurangan suplay darah dan oksigen. Gejalanya nafas berat dan tertekan. Kata yang paling tepat “Ampeg”maaf belum ada padanan dalam bahasa Indonesia. Bila berat karena penyumbatan darah yang mudah mengental atau karena volume darah yang berkurang maka akan terjadi kematian otot jatung (infark) Bila yang terkena itu mendekati serabut syaraf pengatur irama jantung bisa terjadi gangguan irama jantung , inilah yang mengakibatkan kematian

Take home messagenya:

  • Bersepeda adalah aktivitas olah raga yang meningkatkan kerja jantung yang bisa meningkatkan kapasitas kerja jantung kerjakan secara teratur.
  • Pastikan saat mulai olahraga tidak dalam kondisi sakit jantung. Tentu sulit tapi bisa diantisipasi dengan pemanasan ringan kemudian mulai dengan bersepada pelan sambil merasakan atau tepatnya insight adakah rasa tidak nyaman ampeg tadi nafas tersengal. Bila tidak ada gangguan, teruskan bersepeda dengan bahagia santai nggak usah nguber “mas Indul” ben e wae arep mecah duren ndisik kita susul tinggal “lhep”
  • Bersepeda membuat badan berkeringat artinya tubuh kehilangan cairan volume darah berkurang juga menyebabkan pengentalan darah, jadi selama bersepeda tetap harus minum supaya tidak dehidrasi volume darah tidak banyak berkurang juga kekentalan darah tidak terganggu. Jadi kalau mau kental berhenti warung kopi atau teh minta nas gitel
  • Karena kita juga akan bersepada melet melet jangan lupa hepi jangan lupa bahagia

Sugeng enjang mugi Allah paring barokah.

Matur nuwun dr. Bhirowo

Read: 181 times.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

nine − 3 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.